Tenaga Kerja, Emas, dan USD Di Bawah Tekanan

Pelemahan Pasar Tenaga Kerja Inggris & Prospek Suku Bunga

Tingkat pengangguran Inggris naik lebih dari yang diharapkan pada bulan Mei, menurut data Kamis, sementara pertumbuhan upah sedikit melambat - memberikan ruang Bank of England (BoE) untuk memangkas suku bunga lagi bulan depan.

Tingkat pengangguran naik menjadi 4.7% dalam tiga bulan hingga Mei, naik dari 4.6% sebelumnya, melampaui ekspektasi. Ini adalah level tertinggi sejak Juni 2021.

Pertumbuhan upah di seluruh perekonomian, tidak termasuk bonus, melambat ke tingkat tahunan 5.0%, turun dari revisi 5.3% pada periode sebelumnya.

Kelemahan di pasar tenaga kerja ini, dikombinasikan dengan pertumbuhan upah yang lebih lambat, kemungkinan akan mendorong pembuat kebijakan BoE untuk suku bunga lebih rendah lagi di bulan Agustusberikut empat pemotongan seperempat poin sejak tahun lalu.

Inflasi Inggris terus naik, mencapai 3,6% pada bulan Juni, tertinggi dalam lebih dari setahun, meskipun BoE mengantisipasi inflasi kembali ke target pada Kuartal 1 2027.

Sementara itu, data PDB menunjukkan kontraksi tak terduga pada bulan Mei, mengisyaratkan kelesuan ekonomi yang lebih luas.

Harga Emas & Logam di Tengah Ketidakpastian Global

Harga emas turun dalam perdagangan Asia pada hari Kamis, dengan beberapa peningkatan sentimen risiko setelah Presiden AS Donald Trump meremehkan kemungkinan memecat Ketua Fed Jerome Powell.

Logam yang lebih luas juga tetap datar karena Dolar AS yang kuat, yang stabil di dekat a tertinggi tiga minggu setelah data inflasi baru-baru ini.

Meskipun demikian, permintaan untuk Emas sebagai safe haven tetap kuat, terutama di tengah ketidakpastian tarif yang diberlakukan oleh Trump, yang akan berlaku dalam dua minggu.

Platinum dan perak sebagian besar mengungguli emas.

Trump, Fed, dan Dolar yang Tangguh

Trump menyatakan pada hari Rabu bahwa itu adalah "sangat tidak mungkin" dia akan memecat Ketua Fed Powell, meskipun masih mungkin jika kecurangan ditemukan dalam proyek renovasi The Fed yang sedang berlangsung.

Kekhawatiran tentang keamanan kerja Powell tumbuh setelah Trump mengintensifkan kritiknya terhadap Fed, dengan beberapa Partai Republik menggemakan seruan untuk pemecatan Powell.

Trump menuduh Powell terlalu lambat dalam memangkas suku bunga AS dan menuntut tindakan segera untuk mencegah kerusakan ekonomi. Namun, Powell dan beberapa pembuat kebijakan Fed mengindikasikan bahwa suku bunga akan tetap tidak berubah sampai dampak inflasi dari tarif Trump menjadi lebih jelas.

Moderasi oleh Trump ini membantu sedikit meningkatkan sentimen pasar, mengurangi permintaan jangka pendek untuk emas, dan meningkatkan saham AS.

The Fed secara luas diperkirakan akan Tahan Tingkat Stabil bulan ini, terutama setelah data inflasi baru-baru ini menunjukkan tekanan harga yang berkelanjutan pada bulan Juni.

Dolar tetap kuat, didukung oleh ekspektasi untuk Data penjualan ritel dan klaim pengangguran untuk memberikan wawasan ekonomi lebih lanjut.

Kesimpulan:

Lanskap ekonomi global tetap rapuh - dengan pasar tenaga kerja Inggris melemah, pasar emas bergoyang dengan sinyal politik, dan Dolar menunjukkan kekuatan. Trader harus tetap waspada dan adaptif dengan strategi yang terinformasi.